22 Feb 2012
by bilik2engeline
in sebaris kata
Ia tercekat..
Jemarinya bergetar saat dibacanya satu persatu kalimat yg baru saja diterimanya
Hatinya hancur seketika
Seperti terbangun dari mimpinya yang begitu indah dan harus kembali dalam alam nyatanya.
Terduduk
Ia tetap berharap..sangat..semua kata itu berubah..tapi tidak
satu persatu air matanya deras membasahi matanya, dirasakannya satu persatu kata kata yang merobek hatinya.
Ia tetap berharap
Tidak. Dia memang datang unt memberikannya hanya mimpi, bukan yang lainnya.
Ia biarkan dirinya tenggelam dalam luka..sekali lagi..
25 Jan 2012
by bilik2engeline
in sebaris kata
Dipandanginya sekali lagi wajah kekasihnya…
Sekilas ia tak percaya…didepannya adalah wajah seseorang yg pernah begitu dirindu sekaligus dibencinya waktu itu.
Tak mampu ia tahan tangisnya dalam hati. Lihat..apa yg ku lakukan saat ini. Diraihnya tangan didepannya, diusapnya perlahan. Diyakinkannya sendiri getar itu memang ada. Diletakkannya kembali tangan itu.
Ya..aku harus pergi bisiknya dalam hati.
Lihat apa yang kulakukan..bisiknya lagi…
Aku tidak boleh patah untuk kesekian kalinya…
Dipalingkan wajahnya cepat dan berbalik. Ya…aku akan pergi. Biarkan semua kembali..dengan rinduku walaupun kali ini tanpa benci. Karena semua akan tetap kujaga, dalam hati ku saja pikirnya lagi…seolah menenangkan dirinya sendiri.
Berlari..
18 Dec 2011
by bilik2engeline
in sebaris kata
Ia menarik nafasnya dalam dalam..
Natal datang lagi bisiknya dalam hati. Ditatapnya langit, tak ditemukan TUHAN nya disana tentu.Betapa dia merindukan pelukan. Pelukan orang tuanya..dan..hey..sekali didapatinya lagi perasaan itu..kosong. Orang tua yang mana pikirnya.
Begitu banyak panggilan mama dia berikan kepada setiap ibu yang begitu baik padanya, dan papa pada semua bapak yang begitu memperhatikannya. Tapi ada satu sisi dalam hatinya yang tak terisi. Kerinduannya pada ibunya sendiri, ayahnya sendiri.
Dibuangnya perasaan itu jauh jauh, tapi air matanya mendahuluinya. Kenapa perasaan itu tiba tiba membuatnya begitu terjatuh ? Dicobanya untuk tetap berdiri dan akhirnya dia tertunduk…aku kalah pikirnya. Ditatapnya langit sekali lagi mencari gambaranNYA. Ada suara setengah berbisik ditelinganya, kau kalahkan ini bepuluh tahun..kau serahkan semua saat ini ? Air matanya deras..tidak jawabnya.
Biarkan ku lunglai sesaat, biarkan air mataku deras mengalir membanjiriku…tapi tidak..aku akan berdiri lagi dan berlari kedepan membawanya semua. Semua. Untuk kutumpahkan pada anak anak ku, sehingga mereka bisa merasakan kasih yang pernah menjadi mimpiku..
Dihapusnya semua air matanya..dan dia kembali berlalu dalam hari harinya..
25 Nov 2011
by bilik2engeline
in cerita kecil
Semburat merah membias di pipinya..ia sangat malu. Dibuangnya jauh jauh gemetar dlm hatinya. Dipalingkannya wajahnya agar tak tertangkap hasratnya.
Hey…kemana kebraniannya..kemana semua semangatnya..kenapa tiba tiba terbang begitu saja..
Dibelainya lembut kekasihnya,tenangkan hatinya sendiri. Biarlah begini,biarlah tersimpan. Sorai itu sangat riuh dihatinya..tapi dia hrs tetap tenang….krn ia ingin memiliki saat spt ini selamanya.
22 Nov 2011
by bilik2engeline
in cerita kecil
Hey…
Ada sesuatu yg tiba tiba dia rasakan. Rindu. Yah…itu rindu. Dan itu spt menyesakkan dada nya.
Sesaat bibirnya terbuka dan kata itu hampir terlompat,ditelannya kembali. Biarlah. Biar disimpannya kembali rapat rapat.
Yah…itu rindu.
08 Nov 2011
by bilik2engeline
in cerita kecil
Hei..sapanya pd sang hari. Kau ada lg hari ini? Tak bisa kutahan semuanya. Marahku..bahkan bahagiaku.
Hei..sapanya lagi pd sang hari. Kapan kau tinggal aku? Kapan kau akan biarkan aku? Biarkan hanyut terlebih dahulu aku dlm ceritanya.
Hei…sapanya terakhir pd si malam..akan kau biarkan aku tertidur dan hangat dipeluk mimpi? Baiklah..aku akan diam..diam dan menunggunya. Disini..ya disini..
05 Nov 2011
by bilik2engeline
in sebaris kata
Hatinya sedikit terisi. Senyumnya sedikit tertinggal di hatinya hari hari ini. Terkadang semua itu membuatnya tersenyum, tp seringkali jg gentar.
Ah…biarlah berlalu..biarlah semua begini. Ia tak mau kehilangan cerita itu,tak mau jg kehilangan harinya. Biarlah begini, di tebas gentarnya dgn keyakinan..biarlah.
26 Oct 2011
by bilik2engeline
in cerita kecil
Hatinya sedikit tergetar. Puisi itu bukan untuknya pikirnya lagi. Tapi itu berarti ada orang lain disisi sebelah sana.
Tak ada air mata..tak ada luka yg tertinggal…tak ada amarah diujung lidah nya. Biarlah…aku masih punya cukup tenaga unt pergi menjauh.
Tapi adakah yg bisa mengangkat sedih ini..teriaknya dlm hari.
20 Aug 2011
by bilik2engeline
in sebaris kata
Hatinya masih tetap tersenyum..
Gema adzan itu tetap begitu riuh, seriuh cemoohan baginya
Tapi ia tetap tersenyum, bahkan bibirnya pun tersenyum
Tak ada kata sanggahan dari bibirnya dibiarkannya waktu yang melindunginya
dan tentu TUHAN nya
Hatinya tetap tersenyum…
Meskipun lukanya tak kunjung terobati
Karena belahan hatinya pun tak sanggup mengobatinya
Tapi hatinya tetap tersnyum.
Previous Older Entries
mereka bicara...