Kecup

Semburat merah membias di pipinya..ia sangat malu. Dibuangnya jauh jauh gemetar dlm hatinya. Dipalingkannya wajahnya agar tak tertangkap hasratnya.
Hey…kemana kebraniannya..kemana semua semangatnya..kenapa tiba tiba terbang begitu saja..
Dibelainya lembut kekasihnya,tenangkan hatinya sendiri. Biarlah begini,biarlah tersimpan. Sorai itu sangat riuh dihatinya..tapi dia hrs tetap tenang….krn ia ingin memiliki saat spt ini selamanya.

Rindu

Hey…
Ada sesuatu yg tiba tiba dia rasakan. Rindu. Yah…itu rindu. Dan itu spt menyesakkan dada nya.
Sesaat bibirnya terbuka dan kata itu hampir terlompat,ditelannya kembali. Biarlah. Biar disimpannya kembali rapat rapat.
Yah…itu rindu.

Disini

Hei..sapanya pd sang hari.  Kau ada lg hari ini? Tak bisa kutahan semuanya. Marahku..bahkan bahagiaku.
Hei..sapanya lagi pd sang hari.  Kapan kau tinggal aku? Kapan kau akan biarkan aku? Biarkan hanyut terlebih dahulu aku dlm ceritanya.
Hei…sapanya terakhir pd si malam..akan kau biarkan aku tertidur dan hangat dipeluk mimpi? Baiklah..aku akan diam..diam dan menunggunya. Disini..ya disini..

Biarlah…

Hatinya sedikit terisi. Senyumnya sedikit tertinggal di hatinya hari hari ini. Terkadang semua itu membuatnya tersenyum, tp seringkali jg gentar.
Ah…biarlah berlalu..biarlah semua begini. Ia tak mau kehilangan cerita itu,tak mau jg kehilangan harinya. Biarlah begini, di tebas gentarnya dgn keyakinan..biarlah.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 326 other followers