setumpuk cerita untuk sahabat
15 Sep 2008 Leave a Comment
satu..dua..tiga kata yang terkadang susah untuk dikeluarkan…
saat bicara bukan menjadi suatu solusi yang diambil..
dan tulisan sering mampu membuat kita terlepas sejenak…
untuk kemudian kembali melangkah
menjalani semua perjalanan dan keseharian
Kecup
25 Nov 2011 Leave a Comment
in cerita kecil
Semburat merah membias di pipinya..ia sangat malu. Dibuangnya jauh jauh gemetar dlm hatinya. Dipalingkannya wajahnya agar tak tertangkap hasratnya.
Hey…kemana kebraniannya..kemana semua semangatnya..kenapa tiba tiba terbang begitu saja..
Dibelainya lembut kekasihnya,tenangkan hatinya sendiri. Biarlah begini,biarlah tersimpan. Sorai itu sangat riuh dihatinya..tapi dia hrs tetap tenang….krn ia ingin memiliki saat spt ini selamanya.
Rindu
22 Nov 2011 Leave a Comment
in cerita kecil
Hey…
Ada sesuatu yg tiba tiba dia rasakan. Rindu. Yah…itu rindu. Dan itu spt menyesakkan dada nya.
Sesaat bibirnya terbuka dan kata itu hampir terlompat,ditelannya kembali. Biarlah. Biar disimpannya kembali rapat rapat.
Yah…itu rindu.
Disini
08 Nov 2011 Leave a Comment
in cerita kecil
Hei..sapanya pd sang hari. Kau ada lg hari ini? Tak bisa kutahan semuanya. Marahku..bahkan bahagiaku.
Hei..sapanya lagi pd sang hari. Kapan kau tinggal aku? Kapan kau akan biarkan aku? Biarkan hanyut terlebih dahulu aku dlm ceritanya.
Hei…sapanya terakhir pd si malam..akan kau biarkan aku tertidur dan hangat dipeluk mimpi? Baiklah..aku akan diam..diam dan menunggunya. Disini..ya disini..
Rasa…
26 Oct 2011 Leave a Comment
in cerita kecil
Hatinya sedikit tergetar. Puisi itu bukan untuknya pikirnya lagi. Tapi itu berarti ada orang lain disisi sebelah sana.
Tak ada air mata..tak ada luka yg tertinggal…tak ada amarah diujung lidah nya. Biarlah…aku masih punya cukup tenaga unt pergi menjauh.
Tapi adakah yg bisa mengangkat sedih ini..teriaknya dlm hari.
jiwa
10 Jan 2011 Leave a Comment
in cerita kecil
Langkahnya terasa ringan sekali..seringan hatinya yang berjalan bersamanya kini.
Diingatnya sekilas pertengkarannya .dengan gadis kecilnya semalam. Hhmm..seakan tak mau mersakan sakitnya lagi, cepat cepat diusirnya ingatan itu. Tak pernah dirasakannya sakit dan takut sebesar yang ia rasakan semalam. Sekilas diingatnya saat gadisnya berkemas untuk meninggalkannya karena marah. Ingin rasanya ia bersimpuh memohon untuk tidak ditinggalkannya.
Air matanya mengalir hebat merasakan kesakitannya karena rasa takut kehilangannya. Karena hanya gadis itu satu satunya hal terindah yang ia miliki. Karena hanya ialah satu satunya alasan untuk terus menapaki hidupnya.
Perlahan dikebasnya bayangan itu. Dirasakannya usapan lembut dijemarinya. Gadisnya masih melangkah bersamanya..masih menggenggam erat tangannya..seolah menjanjikan untuk tetap berada disampingnya.
Ditengoknya sekali lagi gadisnya yang berada disebelahnya, lalu bersimpuh bersama dan berdoa..trimakasih TUHAN, karena Engkau telah menyempurnakan cinta kami..

mereka bicara...